Entry 21: Tiga Tahun

December 7, 2006

Nama peserta lomba: Irayani Queencyputri (Rara)
Judul entry blog: Tiga Tahun
URL: http://www.i-rara.com/2006/12/06/tiga-tahun/

Usia tiga tahun merupakan usia di mana seorang anak sudah saatnya untuk mengenal lingkungan sosial yang lebih luas. Di usia ini, anak biasanya sudah menginjak bangku sekolah di tingkat awal, yang biasa disebut dengan Kelompok Bermain atau Pre-school. Di sini ia sudah bisa belajar bagaimana cara bersosialisasi, bagaimana cara untuk berteman, dan akan diajari mengenai hal-hal dasar yang perlu diketahui dan dilakukan di dalam lingkungan sehari-hari. Misalnya cara membuang sampah, cara mencuci tangan yang benar, cara memberi salam, dan lain-lain.

Anak di usia tiga tahun, merupakan umur di mana mereka sudah mulai bersosialisasi dengan lingkungan di sekitarnya, dan tidak jarang yang sudah mulai mempunyai teman bermain sehari-harinya, baik di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekolah.

Begitu juga dengan blogfam. Komunitas ini sudah tiga tahun usianya. Berarti komunitas ini sekarang bukan hanya sekedar bertumbuh dan berkembang dalam segi kuantitas, namun sudah harus dapat lebih bersosialisasi, baik dalam lingkungan dunia maya (yang merupakan rumah blogfam sendiri) maupun dalam lingkungan dunia nyata. Dan tentunya, sudah mulai dikenal oleh blogger-blogger lainnya, baik secara virtual maupun secara nyata.

Bicara sosialisasi di dunia virtual, tidak dipungkiri lagi, bahwa blogfam sudah cukup bersosialisasi di dalamnya. Tidak jarang blogger di Indonesia yang tidak tahu mengenai komunitas blogger yang besar ini. Bahkan, di dunia nyata pun blogfam mulai merentangkan sayapnya. Misalnya dengan adanya penghargaan oleh MURI kepada blogfam, ada buku-buku terbitan hasil kerjasama blogfam dengan beberapa penerbit, diliput oleh beberapa media, beberapa pertemuan-pertemuan para blogfammers (=anggota blogfam) di dunia nyata, dan lain-lain.

Saya berharap, dengan semakin bertambahnya usia komunitas blogger Blogfam ini, akan semakin banyak hal-hal berguna yang dapat dilakukan di dunia nyata. Memperlihatkan kepada mereka yang suka memicingkan mata kepada para blogger, bahwa kami bukan sekedar trend semata, tapi merupakan suatu keluarga blogger yang besar, yang akan terus bersatu.

Selamat ulang tahun BLOGFAM untuk yang ketiga tahun!

Entry 20: Bloggerhood of Blogfamers

nama peserta : tukang nggedeblues aka irf
judul entry : Bloggerhood of Blogfamers
url : http://irf.blogsome.com/2006/12/06/bloggerhood-of-blogfamers/

Hampir satu setengah tahun, saya bergabung dengan Blogfam, sebuah tempat berkumpul para blogger Indonesia di ruang maya yang anggotanya bertebaran di berbagai penjuru dunia. Sebuah komunitas, yang bagi sebagian blogger Indonesia, menjadi sebuah rumah tempat berkumpul, bercengkerama, berinteraksi atau hanya sekadar berbasa-basi dalam keseharian di antara penat rutinitas.

Kalau saya ditanya, apa yang saya dapat dari persinggungan saya – sebagai blogger – dengan Blogfam? Jawabannya, banyak. Tapi saya tidak akan menjelenterehkan semua yang saya dapat setelah saya gabung di Blogfam. Saya akan sebut satu saja. Apa itu? Saya menyebutnya, bloggerhood.

Weh, apa itu? Bloggerhood. Ini hanya sekadar otak-atik kata, saya ambil dari kata brotherhood. Maksudnya persaudaraan. Kalau diartikan utuh, kata bloggerhood maksudnya persaudaraan para blogger. Ditambah kata Blogfamers di belakangnya, arti lebih lengkapnya lagi adalah persaudaraan dari para blogger yang tergabung di Blogfam. (Wah, le ngomong kok mbulet-mbulet ngene™ ……….. :p )

Persaudaraan yang saya maksud, bisa diartikan sebagai hubungan antar blogger yang seperti hubungan saudara. Atau dalam konteks yang lebih luas, persaudaraan antara blogger dengan manusia di sekitarnya. Saling berbagi, saling mengerti, saling menolong, dan saling saling lainnya yang biasa muncul dalam hubungan persaudaraan.

Saya yakin, kalau di antara blogger, tentu ke-brotherhood-an di antara mereka sudah terjalin. Semua blogger pasti merasakan hal itu. Tidak usah ditanya, saya pikir mereka sudah bisa menjawab, apakah mereka merasakan rasa persaudaraan dari para blogger atau tidak dari interaksi yang sudah mereka lakukan selama ini, meski itu hanya di ruang maya.

Kalau ada yang gembira dan itu diungkapkan lewat posting, tentu blogger lain yang sering berinteraksi ikut gembira. Pun sebaliknya, kalau sedih, blogger lain seperti ikut merasakan dan berusaha meringankan yang sedih dengan support yang diberikannya lewat komentar. Itu salah satu bentuk dari adanya rasa persaudaraan di antara para blogger.

Rasa persaudaraan yang sebelumnya sudah terjalin lewat dunia maya, akan lebih kentara lagi saat mereka – para blogger – berjumpa di dunia nyata. Sudah jamak dilakukan, para blogger menggelar acara kopi darat atau kopdar, yang menjadi tempat untuk saling berinteraksi di dunia nyata. Dan sangat mungkin, pascapertemuan, ke-bloggerhood-an di antara mereka akan lebih kuat terjalin.

Saya menyaksikan sendiri, bagaimana hubungan antar blogger menjadi makin dekat, pascapertemuan di dunia nyata. Bloggerhood-nya makin erat. Ini baru bicara yang konteks hubungan laiknya antar saudara. Kalau yang lebih jauh lagi dan sampai jenjang pernikahan, ya …. saya juga pernah melihat sendiri. Jadi tidak hanya sekadar bloggerhood saja, tapi sudah lebih dari itu.

Tapi – menurut saya – rasanya akan lebih menyenangkan lagi, kalau ke-bloggerhood-an itu kemudian melebar, tidak hanya antar blogger, tapi juga menular ke saudara-saudara non blogger. Rasa persaudaraan itu Insya Allah memberi arti lebih luas, tidak hanya sebatas bagi blogger, tapi juga ke saudara-saudara di sekitar.

Masih ingat Gempa Jogja 27 Mei, yang melanda sebagian wilayah Jogja dan Jawa Tengah? Saat itu, Blogfam langsung melakukan penggalangan dana untuk membantu korban gempa. Waktu bencana tsunami melanda kawasan Pangandaran, juga ada aksi solidaritas yang ditunjukkan Blogfamers. Mundur ke belakang lebih jauh, sekadar background, saat Aceh dihantam tsunami, juga muncul aksi solidaritas dari Blogfamers.

Hey, solidaritas, itu kan wujud dari rasa persaudaraan antar sesama? Dan sebagian blogger-blogger di Blogfam sudah mewujudkannya.

Kalau yang masih sangat melekat di ingatan saya, tentang perwujudan rasa persaudaraan dari blogger kepada manusia yang membutuhkan di sekitarnya, adalah ketika beberapa teman-teman blogger dari Jogja – baik itu yang sudah tergabung di Blogfam ataupun yang belum – melakukan bakti sosial kepada korban gempa. Mereka terjun ke salah satu daerah di Klaten, Jawa Tengah, yang menjadi korban gempa. Di situ, mereka berbagi keceriaan dengan anak-anak korban gempa, berusaha memupus rasa sedih mereka, dari akibat bencana gempa. Bahkan, acara ini digelar dua kali (hiks, kadang saya masih sedih, saat itu tidak bisa bergabung dalam acara tersebut …. ).

Atau saat mereka menggelar acara syawalan pascalebaran beberapa waktu lalu di sebuah panti asuhan di daerah Prambanan, Jogja. Di situ, selain bersilaturahmi, mereka juga memberi support pada anak-anak penghuni panti asuhan untuk tetap tegar menjalani hidup.

Itu sekadar contoh, wujud dari perkembangan rasa persaudaraan antar blogger, yang kemudian bisa memberi arti bagi manusia di sekitarnya, juga bagi blogger itu sendiri. Dan saya sangat berharap, rasa persaudaraan yang seperti itu akan terus ada di hati para blogger, baik yang tergabung di Blogfam, ataupun yang belum bergabung.

Kalau ditilik ke sejarah, Blogfam baru berusia tiga tahun. Tapi dari keberadaannya, dia sudah memberikan sebuah jembatan penghubung kepada para blogger, menyatukannya dalam sebuah wadah, yang disitu kemudian lahir rasa persaudaraan di antara blogger.

Saya yakin, ke depan, Bloggerhood of Bblogfamers akan makin kuat. Saya berharap, usia tiga tahun ini menjadi momentum penting bagi Blogfam untuk lebih maju, dengan melakukan hal-hal positif bagi para blogger, untuk lebih saling berbagi, berinteraksi, dalam ikatan persaudaraan yang makin kuat.

(tukang nggedeblues)
—————————

Tulisan ini saya dedikasikan untuk :
1. Blogfam. Met ultah yang ketiga. Terima kasih telah memberi ruang bagi blogger Indonesia untuk bersatu dalam ikatan saudara. Bloggerhood of Blogfamers.
2. cahandong.org. Terima kasih atas bentuk persaudaraan yang kalian tunjukkan melalui kegiatan positif. Saya – seperti tulisan yang tertera di banner cahandong.org – sungguh, bangga bergabung di sini. I’m proud of you, pals !

Entry 19: Di Sini Kutemukan Hangatnya Sebuah Keluarga

Nama peserta lomba : Michael
Judul entry blog : Di Sini Kutemukan Hangatnya Sebuah Keluarga
Url : www.cinta.da.ru/blogfam3

“Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga”

Benarkah harta yang paling berharga adalah keluarga? Dulu, aku belum begitu yakin kata-kata itu. Kata orang, dalam keluarga kita bisa berbagi sebebas-bebasnya. Tanpa perlu rasa takut maupun cemas. Entah mengapa aku justru tak bisa berbagi dengan keluargaku sendiri, aku justru canggung dengan mereka. Tak ada ucapan sepatah kata pun untuk berbagi. Ya, aku lebih senang berbagi dengan teman-temanku. Tak munafik, aku merindukan hangatnya sebuah keluarga di mana aku bisa berbagi… Tukar pikiran… dan yang penting aku didengarkan.

Lama aku mencarinya… sampai akhirnya, pada penghujung bulan April 2005, iseng-iseng aku baca wawancara di harian umum Kompas dengan founder BLOGFAM (Labibah “Maknyak” Zain). Ehm… menarik juga, ada website perkumpulan blogger, sebelumnya aku sempat membuat blog juga pada September 2004, hanya untuk iseng semata, coba-coba lebih tepatnya.

Oh, ini toh Blogfam… Blogger Family kepanjangannya. Kesan pertama yang kudapat, ekslusif. Seumur-umur (waktu itu) belum pernah aku jumpai forum yang tidak boleh diakses oleh orang yang bukan anggota. Dua Mei Dua Ribu Lima, aku mendaftar menjadi anggota keluarga virtual tersebut. Sehari sebelumnya aku sempat berpikir untuk daftar tanggal 8 aja… 8 kan angka favoritku. Tapi kelamaan ah, tanggal 2 aja tepat pada hari ulang tahun ibuku + hardiknas. Semoga forum ini pun dapat mendidikku seperti ibuku mendidik dan mengasuhku. Tepatnya 1 hari sesudahnya, kuditerima resmi menjadi anggota forum itu. Langsung aku buat theard perkenalan, sesuai petunjuk di forum itu.

Ga’ kusangka… sambutan dari forum itu luar biasa… Aku disambutnya hangat layaknya bayi yang baru lahir dalam anggota keluarga. Sungguh merupakan awal yang menarik bagiku, aku percaya kesan pertama akan melekat pada masa berikutnya.

Family, benar-benar sebuah famili (keluarga), sesuai dengan slogannya “We Are Virtual Family” (Kami Adalah Keluarga Maya), seiring dengan perjalanan waktu, aku mulai dekat dengan anggota forum ini. Secara bertahap, tapi pasti aku mulai terbuka dengan para member, ruang curhat yang tak pernah terjamah pun, akhirnya kutulisi dengan topik bikinanku… Malu? nggak… Mungkin karena aku tidak bertemu muka dengan mereka. Jadi, aku tak canggung menceritakan semua, kecuali hal yang paling pribadi dalam hidupku (mungkin suatu saat nanti akan kuceritakan kepada mereka! -2008). Satu setengah tahun aku berada dalam forum ini, aku semakin krasan karena aku mendapat perhatian dan kehangatan di sini. Kehangatan sebuah keluarga, dimana aku bisa bebas berbagi dengan yang lain. Blogfam nampaknya semakin indah dipandang, dari hanya sebuah milis (6.12.03) berkembang ke forum (18.12.03) kemudian ke portal. Memang aku tak sempat menjadi saksi hidup pembentukan milis, forum Blogger Family, serta perubahannya menjadi Blogfam, tapi aku masih sempat merasakan penyantikan forum menjadi portal dan perubahan logo Blogfam yang makin manis dipandang.

Akhirnya aku hanya bisa berharap, agar Blogfam semakin maju… semakin menunjukan kehangatan sebuah keluarga yang nikmat dirasa, agar akupun perlahan percaya, bahwa HARTA YANG PALING INDAH ADALAH KELUARGA. Ya… keluarga… bukan yang lain. Sekali waktupun, entah kapan aku bermimpi keluarga ini akan menjadi nyata, sebuah keluarga besar. Paling tidak kalau mimpi itu tinggallah mimpi, aku hanya ingin kehangatan itu menjelma ke dalam keluargaku. Itu saja… Amin… Selamat Ulang Tahun BLOGFAM…

Entry 18: 3 taun semakin hangat, bersahabat dan jaya!

Nama peserta lomba : teeza
Judul entry blog : 3 taun semakin hangat, bersahabat dan jaya!
Url : http://www.tee-za.net/?p=151

setaun berlalu sudah…

Rabu, 6 Desember 2006, Pukul 9 pagi, Kostnya Teeza
Makassar

“Nah.. ok gayanya dah Ok Ndy.. sip.. ” “Gini Teh?” Ndy, salah seorang teman blogger ku yang hitam manis dan ceria itu memasang gaya, taun ini aku ikutan lomba foto ulang tahun blogfam ke-3.

Blitz… pikiranku kembali ke setaun yang lalu

“Selamat ya Tiz, elu menang juara 2 lomba entry ultah blogfam” bunyi sms Rara masuk ketika aku sedang pulang kampung. “Menang?!?” ku berbisik pada diri, “How come?” segitu aku merasa diriku tidak padai menulis karena tulisan itu sekedar memberikan gratitude pada Blogfam, yang menyelamatkan kesendirianku saat itu.

“Ok Ndy, eh kita coba di atas yu” aku pun menunjukan loteng dikosan ku, tempat jemuran diatas, tempat terbuka dan ada cahaya matahari pagi “hayu..” dan kita pun pergi keatas.. untuk sesi foto shoot.. “Nah diselempangin aja Ndy” “Gini Teh?” “sip.. sip.. tahaaan..”

Blitz… khayalku melambung ke kopdar blogger family kelurahan makassar

Happy Puppy, Nav-Nav, Sweet Memory dan semalam E-Club: tempat karokean yang pernahku singgahi untuk bernyanyi barang sejam atau dua, bahkan pernah tiga bersama teman2 blogfam. Tawa canda, tari menari, suara2 bernyanyi terlintas di hatiku, hangat rasa, ceria selalu. Sehingga tangisku karena luka hati tidak terasa bgitu perih, meski setaun ini mengisi keseharianku. Dari acara ke acara, perpisahannya Intan, mencoba tempat karoke baru, syukuran penerbitan buku OKS pun selalu seru, dan tentunya untuk melepas stress.

“ih kok ngerenyit gitu sich? senyum dong ah..” “Panas Teh..” aku liat ke awan, memang panas, bgitulah makassar. “ayoo sekarang gue ambil dari arah sini ya” Ndy pun menggangguk.. “ok.. coba elu balik deh.. mukanya jangan ngadep kesini” aku tunjukan arah matanya Ndy, “eh jangan deh.. kesitu mah silau.. ke arah sini aja”

Blitz…

Akal ku memutar kembali, “kapan kita outing ya untuk blogfam?” aku mengerinyitkan dahi, mengingat kembali and terbayang Pantai Akarena. Jalan2 di pasir, bercanda, ngobrol sama2 saling mengenal satu sama lain, apa hobbynya, sifat2nya, saling berbagi pengalaman hidup. Bantimurung, meski yang teringat adalah desak2an dengan pengujung tempat wisata itu, tapi tetap ni’mat ditemani teman2 blogfam, menikmati air terjun, bgitu sejuk airnya. My first time itu ke Bantimurung, selama hampir setaun di Makassar. Eh ternyata Bantimurung masih merindukanku, Ultah Ndy kemaren ke Bantimurung, kali ini aku menikmati air diseluruh tubuhku, sejuk!

“hayooo turun yu.. ambil di kamer aja.. deket jendela” “ayo deh” Ndy pun turun dengan rok panjangnya tergopoh gopoh memegang gitar ditangannya.. aku pun turut turun dibelakangnya..
“eh depan pintu kamar dulu deh, seolah-olah masuk kamar” “oh bagus2.. ntar gue setting dulu cahayanya..” aku pun setting kamera ku.. dan

Blitz…

Teringat cafe baca Biblioholic, yang slalu kuingat pertama opening, tempat yang luas, nyaman untuk tempat baca or diskusi mengenai banyak hal, berlantai 2, dan ramah sekali penguhuninya. Beberapa kali berkunjung ke tempat itu, sehingga selalu menjadi host acara2 kumpul blogfammers makassar. Launching Angingmammiri.org, menurutku amazing event, dari secuil bloggers di makassar, mempunyai inisiatif dan kreativitas yang tinggi, membuat cabang blogfam di sini. Terkadang aku sendiri masih merasa terasing, karena roaming bahasa yang belum kupahami, akan tetapi tiada masalah toch, karena kalau hati sudah berbicara, bahasa manapun akan dapat dimengerti.

Aku terharu saat itu, teringat mempersiapkan untuk acara launching, duduk bersimpuh keringat karena harus memang pasang DVD untuk acara pertama. Meski peserta sedikit diawal ketemu, tapi raut anthusiasme mereka terlihat bgitu tinggi. Susunan acara pembukaan, sampai diskusi pun lancar dengan smua mengunyah makanan yang ada. Sederhana tapi penuh kebersamaan. Diskusi membahas blogging, kopdar, dan dunianya si maya. Berakhir hari itu, malam minggu, dengan indah. Tambah mengenal satu sama lain, mengenal blogger dibalik blognya, selain dari tulisan2 di layar komputer.

“hey.. Teh.. ” “Eh iya Ndy.. ayo duduk di jendela sana.. sekarang pegang gitarnya lurus gitu, nah senyum nah?” aku kembali memiringkan kamera, mencari angle yang pas.. “nah gitu dong.. sip sip..”

Blitz…

“Ok thats a wrap” “coba liat teh liat..” Ndy mengambil kamera dan melihat sekilas foto2nya.. “Wah dah hampir jam sepuluh, busyet gue bisa dimarahin bos ni, telat.. ayoo Ndy lets go“… Ndy pun keluar kamar, aku bawa tasku dan mengunci kamar dari luar, beranjak untuk ke kantor dan dia mungkin akan ke kampus..

“Eh Teh, jadinya gimana tanggal 9?” “eh iya ya.. ga tau Rara, Bibli udah dikontak blum?” aku sambil berjalan menuju Daeng becak disitu, dan Ndy mengangkat bahu. “Ntar kita omongin lagi kli ntar siang” “eh iya kli ya” Ndy dan aku saling berpandang dan senyum.. berkata dalam hati “everythings going to be fine for Blogfam’s makassar next event..”

Terlintas kembali 3 tahun ini…

Tahun pertama me and Blogfam: Sekedar mendaftar, sekedar hadir
Tahun kedua me and Blogfam: menemukan pencerahan, blogfam I need you
Tahun ketiga me and Blogfam: my new found family

BLOGFAM.. Met ultah ya.. 3 taun semakin hangat, semakin bersahabat, dan semakin jaya!

« Previous PageNext Page »