Entry 12: Ngeblog, tak Lengkap tanpa Blogfam

December 7, 2006

Nama: Maryulis Max
Judul: Ngeblog, tak Lengkap tanpa Blogfam
Url: http://ayahdisya.blogspot.com/2006/12/ngeblog-tak-lengkap-tanpa-blogfam.html

Blogfam
“Haree genee… gak punya blog?”Begitu kalimat yang sempat saya dengar saat main ke sebuah Warnet. Mendengarnya, saya pun bisa memaklumi. Karena blog bukan lagi barang langka, malah sudah wajib hukumnya bagi yang rajin main ke Warnet atau punya akses internet di rumah ataupun di kantor.

Saya teringat saat belum punya blog, dan tak tahu apa itu blog. Bahkan saking butanya soal blog, saya sempat ditertawakan teman-teman yang punya blog. “Kacian deh lu…,” begitu cemooh mereka.

Keingintahuan saya terusik karenanya. Coba-coba buka Google, mencari tahu apa itu blog. Ketemu. Saya jatuh hati dibikinnya. Bukan kenapa-kenapa, yang kayak begini ini, sudah lama saya idamkan.

Mimpi pengen punya personal web sendiri –saat itu saya hanya tahu web, bukan blog–, sudah lama menjadi impian saya. Cuma selalu terkendala karena harus bayar hosting ke pemilik domain. Padahal, ketika itu, tulisan saya cukup bejibun yang merupakan hasil dari olah pikir dan asah otak yang saya sendiri tak tahu harus dilabuhkan ke mana. Yang ada di benak saya adalah, “mahimpun nan taserak” (mengumpulkan yang terserak-red) dari karya tulis dan olah pikir saya ini dengan membuat web sendiri. Namun selalu terhadang dengan ketidaktahuan bagaimana merealisasikannya.

Akhirnya, “eureka” (saya menemukannya-red), begitu melihat blog punya Hannie, seorang junior di masa kuliah dulu. Itulah blog pertama yang saya lihat. Saya tertarik habis dibuatnya.

Mulailah saya bertanya ke IT kantor soal ini. Gayung bersambut, dia dengan antusias mengajarkan dan berbagi ilmu. Jadilah saya punya blog pertama kali, dengan url: http://maryulismax.blogspot.com. Sebuah blog yang minimalis dan standar banget.

Insting untuk mencari tahu yang baru, terus berkembang dan tumbuh subur di sanubari ini. Di blog si Hannie pula, saya melihat ada banner blogfam. Saya klik, dan langsung mendaftar sebagai member pada 24 Januari 2006. Di Blogfam, mata saya terbuka. Betapa begitu banyak blog yang indah dan penuh pernak-pernik yang bikin iri. Berbekal pengetahuan minim soal html, saya mencoba belajar dari diskusi para member di threadOtak-atik Blog (Teknis) untuk mengutak-atik blog saya. Mengganti template-nya, menambah pernak-perniknya yang terkadang malah bikin saya puyeng lantaran sering error. Bahkan dahsyatnya, blog saya tak pernah bisa dibuka lagi dan terpaksa ganti url menjadi seperti sekarang ini.

Saya tak putus arang. Karena saya yakin banyak guru di Blogfam. Kepada mereka saya bertanya, dan dari diskusi teman-teman di sana, saya menjadi tahu apa yang saya tidak tahu.

Belajar otodidak bersama Blogfam, menghasilkan sebuah karya tak ternilai bagi saya. Dari semula hanya 1 blog, akhirnya saya punya 4. Walau pada akhirnya hanya 2 yang termanfaatkan dengan baik.

Waktu berjalan, pengetahuan bertambah. Akhirnya saya menemukan realita bahwa ngeblog itu gampang, yang susah justru menghentikannya!!!

Kenapa begitu? Dari blog, kepandaian menulis terasah, percaya diri bertambah, ilmu melimpah ruah. Yang lebih penting adalah, relasi, teman, sahabat dan keluarga pun bertambah. Dan semua itu, ada di Blogfam!!! So, nunggu apalagi? Mari bikin blog. Jangan mau dibilang goblog, karena gak punya blog.

“Makanya, belajar dong ke Blogfam.” (***)

Entry 11: Blogfam dan Pertemanan

Nama peserta lomba : MT alias mataharitimoer
Judul entry blog : Blogfam dan Pertemanan
Url : http://mataharitimoer.blogsome.com/2006/12/06/blogfam-dan-pertemanan/

9 September 2004 adalah pertama kali aku nge-blog. Sebelumnya aktifitas online-ku hanya di beberapa situs sastra seperti sarikata.com dan cybersastra.net pada pertengahan tahun 2002. Di situs tersebut aku hanya sekedar membaca karya teman-teman hingga akhirnya terpancing untuk ikutan menuangkan pemikiranku. Awalnya mikir juga sih, apa akan ada yang baca tulisanku. Tapi tanpa repot-repot menjawab pertanyaan itu, aku jalani saja apa yang kumau, nulis, nulis, dan nulis, di Sarikata. Hingga satu ketika seorang pelanggan datang berkonsultasi tentang blog ke kantorku. Dia minta tolong agar dibuatkan blog. Lha aku saja belum ngeblog… Gara-gara permintaan itulah akhirnya aku jadi nge-blog.

Enaknya nge-blog lama-lama kurasakan jenuhnya. nongkrong di depan PC, online, nulis… disconnect. Benar-benar merugikan, pikirku. Apalagi harga sewa warnet saat itu masih mahal. Apalagi kalau online di rumah dengan telkomnet instan, wah, ketika lihat tagihan telkom, bisa bikin mandeg kreatifitas.

Hingga satu saat, aku harus kembali ngeblog gara-gara sering ditanya sama teman onlineku, putireno baiak. Lalu ngeblog berasa makin asyik ketika aku menemukan komunitas blog. Salah satunya adalah blogfam. Dari beberapa komunitas blog yang aku masuki, blogfam sepertinya paling asyik diikuti. Anggotanya beragam latar belakang, terlebih karya-karya mereka yang banyak memberikan inspirasi buat menulis lagi. Inilah manfaat berkomunitas dalam dunia blog. Jika ada yang bilang, nge-blog itu hanya trend sesaat, aku bisa bilang, karena adanya komunitas seperti Blogfam, nge-blog menjadi bagian dari kehidupan.

Apakah nge-blog sekedar untuk berkomunitas dan berteman? Nggak juga ternyata. Dengan nge-blog aku merasakan kelegaan tersendiri. Permasalah yang kudapati dalam kehidupan sehari-hari bisa membuat enteng pikiran dan perasaan setelah kutuliskan semuanya di blog. Akhirnya hal itu menjadi salah satu tujuanku ngeblog : agar tetap sehat!

Adanya Blogfam juga berpengaruh dalam perkembanganku nge-blog. Banyak postingan teman-teman yang bermanfaat untuk meng-upgrade kemampuan berkomputer dan online, mempelajari cara mereka menuangkan ide, dan yang penting adalah bagaimana melatih kejujuran dalam menulis. Pernah aku menemukan tulisan yang merupakan copy-paste dalam sebuah blog. Kesal juga jadinya. Tapi lama-lama, dari blogfam aku mengetahui ada kampanye “jangan asal copy-paste” yang dikomandoi oleh bung Jaf. Wah, ini perkembangan baik dalam dunia blogger Indonesia. Paling tidak, dengan kampanya tersebut, dapat melatih para blogger untuk menulis dengan jujur. Bukan berarti nggak boleh copy-paste, tapi kita harus jujur menyertakan tautan/link sumber inspirasi kita.

Kini blogfam sudah berumur 3 tahun. Makin hari makin bertambah anggotanya. Begitupun dengan efek yang bermanfaat dari beragam kegiatan dan ruang yang disediakan oleh para pengelolanya. Salah satu yang paling kusuka dari blogfam adalah adanya majalah online bz! atau blogfam magazine. Majalah online ini paling kusukai karena setiap bulan selalu memberikan topik yang kaya akan inspirasi. Bahkan dengan adanya bz! teman-temanku makin bertambah setelah ceritaku ditampilkan di sana pada Agustus 2006 kemarin. Terima kasih blogfam! Selamat Ulang Tahun buat kita semua yang bergabung di blogfam!

Entry 10: blogku, blogmu, blognya, blog mereka, dan blogfam

Nama: Ndy
Judul : blogku, blogmu, blognya, blog mereka, dan blogfam
URL : http://tulisan-ndy.blogdrive.com/archive/60.html

Blogku,
awalnya hanya menjadi tempat menulis tulisanku.
Blogmu,
awalnya hanya menjadi bahan bacaan saat senggangku.
Blognya,
awalnya hanya kusinggahi untuk mengisi shoutbox-nya dengan salamku.
Blog mereka,
awalnya hanya kulihat berjejeran di link samping kanan blogmu.
Blogfam,
awalnya hanya peristiwa di darat yang berkesan buatku.

Blogfam, saya berkenalan pertama kali dengannya lewat Pak Amril. Waktu itu, saya ngobrol di YM dan disanalah pak Amril “mengiklankan” Blogfam. Setelah register disana, saya sempat dibuat bingung oleh Blogfam. Ibarat rumah, blogfam terlalu banyak kamar, pikir saya saat itu. Jadi bingung mau masuk kamar yang mana. Lama dibuat bingung, saya sempat tidak membuka Blogfam. Tapi tetap nge-blog, blogwalking, hingga akhirnya saya menghadiri kopdar pertama Blogger Makassar, saat Blogger Makassar menjenguk Rara yang terbaring lemah di rumah sakit. Di sana, lagi-lagi saya “diserang” untuk cepet-cepet masuk Blogfam. Saat itu, saya bilang ke Rara : “saya sudah masuk, tapi bingung..” Rara jawab: “Memang, kalo baru masuk sering bingung. nanti juga bakal terbiasa kok.”

Dari situ, mulailah saya mengutak-atik blogfam. Eh, salah.. sebenarnya cuma mengutak-atik peristiwa di darat-nya aja. Kenapa cuma peristiwa di darat?? Hehehehehe… saat itu saya sebagai keluarga baru di rumah blogfam, merasa nyaman di “kamar” itu, dari sekian banyak “kamar” yang ada dalam rumah blogfam.

Setelah beberapa lama bercengkema dengan Komunitas Blogger Makassar yang juga adalah bagian dari Blogfam, saya mulai berani ngintip-ngintip ke “kamar-kamar lain”. Kamar yang juga sering saya singgahi setelah peristiwa di darat adalah galeri kreasi, ngopi dan ngurek, juga sekali-kali mau masuk ke kamar tidur tapi belum dapat kunci kamarnya. Hehehehe.. (utk Maknyak: Ndy udah 21 tahun loh!!)

Hmmmmh… Semua “kamar” memberi banyak pelajaran hidup buat saya. Susah nyebutin satu-satu. Tapi perjalanan saya menyusuri Blogfam hingga 3 tahun kehadirannya, sulit dipisahkan dari blogku, blogmu, blognya, dan blog mereka.

Sebagai cinta dari saya untuk Blogfam di ulang tahunnya yang ke-3, Saya nyalakan lilin angka 3 sambil bernyanyi untuk Blogfam: “Tiup lilinnya Tiup lilinnya..” Blogfam pun memejamkan mata (make a wish, kataku). Lalu, ufffffhhhhhhh. Horeeeeee!!!! Selamat ultah yah… We are a virtual family…! Alwez n 4eva.

Salam cinta,

-ndy-

Entry 9 - secangkir teh

December 6, 2006

nama:ikhlas
judul entry: secangkir teh
UrL: http://ikas-laba-labaungu.blogspot.com/2006/12/secangkir-teh.html

blogfam, sebuah komunitas hangat dimana para bloggers bisa menemukan keluarga virtual mereka disini. Diawali dari sebuah keinginan untuk membentuk sebuah komunitas yang bisa menampung anggota dari segala usia, pekerjaan, jenis kelamin & negara, blogfam hadir & menyatukan seluruh pemilik2 blog indonesia baik dengan domain sendiri atau yang masih “numpang”. Blogfam juga telah menjadi pintu gerbang bagi para blog2 indonesia & pembaca2 blog, hal ini terbuki dengan meningkatnya jumlah pembaca blog gw (hal yang juga dialami oleh blogfamers lain tentunya).

bagi gw sendiri, Blogfam ibarat secangkir teh manis hangat dipagi hari, yang membuat perasaan begitu nyaman, walaupun baru bergabung beberapa bulan, tapi gw udah bisa menemukan atmosfer kekeluargaan disini, mungkin karena “keikhlasan” para bloggerlah gw bisa betah.

tapi, sebagus-bagusnya & sekeren-kerennya komunitas (baca:keluaraga), tetap aja ada yang sedikit mengganjal dihati. Gw agak sedikit kecewa dengan kolom “recent topics” yang terkadang tidak menampilkan topik yang memang benar2 baru diupdate. Dari beberapa kali membuka situs blogfam.com, gw telah menemukan lebih dari sepuluh kali bahwa kolom “recent topics” tidak menampilkan topik yang memang baru diup date. masalah yang mungkin terlihat kecil, tapi sangat menyusahkan, karena gw harus “menjelajahi” rimba forum blgfam untuk menemukan topik baru, atau topik lama yang baru diup date. tak ayal, masalah ini membuat bloggers merasa enggan untuk membuka situs blogfam.com, atau paling tidak mereka hanya membuka situs tanpa niat untuk memposkan sesuatu disini.

terlepas dari kekurangannya, tiga tahun kehadiran blogfam benar2 telah membuka mata gw, elo, & mata semua bloggers, bahwa siapapun kamu, apapun pekerjaan & jenis kelaminmu, berapapun usiamu & diamanpun kamu berada, kamu adalah bloggers indonesia, & kita bisa, ya…..sesuai dengan slogan blogfam, kita adalah keluarga virtual (we are the vitual family).

cangkir, teh didalam cangkir, gula didalam teh didalam cangkir, itulah anggapan gw terhadap blogfam, bloggers & blogfamers, semuanya saling melengkapi.

Next Page »