Mamat
Saya, Dia dan Dia
http://semuatentangmamat.com
Dia : ‘Coba deh buka www.blogfam.com’
Saya : ‘website apaan tuh ?’
Dia : ‘Komunitas blogger, kayak kita ini’.
Saya : ‘Ooooh, bagus gak?’
Dia : ‘Lumayan kok, banyak topik yang bermanfaat. Apalagi untuk yang ingin banyak tahu’.
Pembicaraan terhenti. Saya mulai sibuk dengan rutinitas hari itu. Pun demikian dia. Kami berdua mulai beraktifitas.
Telepon genggam saya berdering.
Dia : ‘Kamu sudah tahu www.blogfam.com ?’
Saya : ‘Komunitas blogger kan ?’
Dia : ‘Iya … kamu tahu dari mana ?’
Saya : ‘Tadi temenku yang kasih tahu. Kamu sudah registrasi ?’
Dia : ‘Baru saja selesai’.
Saya : ‘Ada apa aja sih ?’
Dia : ‘Ada banyak hal disini, terutama untuk orang yang suka berbagi’.
Saya : ‘Oke deh, nanti aku coba’.
Saya kembali beraktifitas. Diapun beraktifitas kembali. Saya semakin penasaran. Saya menunggu waktu istirahat tiba.
Dia : ‘Makan dulu, yah’.
Saya melambaikan tangan mengiyakan.
Saya membuka Mozilla Firefox dari desktop. Jari-jari saya mulai mengetikkan beberapa huruf, www.blogfam.com. Layar segera terbuka. Tampilan yang sederhana, dengan kumpulan gambar banyak orang di sudut kiri atas.
Beberapa rangkaian kata-kata segera mendapat perhatian saya. ‘We are virtual family’ dan juga ‘…. orang-orang yang ingin berbagi ….’. Aha, ini sangat pas sekali dengan slogan di website saya, ‘bahwa hidup adalah untuk berbagi’. Saya tersenyum, narcis.
Komunitas blogfam sedemikian luas. Lintas kota, lintas pulau, lintas gender, lintas tingkat pendidikan, lintas kehidupan sosial, dan juga lintas benua. Benar-benar sebuah komunitas yang heterogen. Dengan segala lintas tersebut tentu saja menciptakan banyak sekali sudut pandang.
Memang banyak sekali yang terdapat di komunitas blogfam. Perbincangan mengenai makanan, musik, buku, peristiwa di darat, olahraga, bahkan sampai masalah kamar tidur. Benar-benar bervariasi.
Aktifitas komunitas blogfam tidak hanya sebatas pembicaraan saja, tapi implementasinya benar-benar nyata ( saya teringat dengan sebuah slogan saat saya masih di bangku kuliah : ‘ … dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata ). Kopi darat (kopdar) kerapkali dilakukan, yang sering dibarengi dengan acara makan-makan, ataupun potluck. Tujuannya tentu saja untuk semakin mengakrabkan diri, dan sekali lagi, untuk saling berbagi. Belum lagi aktifitas olah raga, yang tidak pernah surut dari peminat.
Aktifitas tidak hanya berhenti sampai disitu, dengan diselenggarakannya berbagai macam pelatihan yang dapat menambah pengetahuan para anggotanya. Ternyata konsep saling berbagi benar-benar bukan sekedar basa-basi.
Blogfam semakin tumbuh. Dunia penerbitan buku mulai dirambah, bekerja sama dengan penerbit Gradien dan Cinta, blogfam memulai petualangannya. ‘Biarkan Aku Mencintaimu Dalam Sunyi – email terbuka seorang selingkuhan’, Teen World ‘Ortu Kenapa Sih ?’, hingga Flash Flash Flash Kumpulan Cerita Sekilas, menjadi bukti ampuh dari keseriusan komunitas blogfam. Penerbitan ke-3 buku tersebut secara signifikan memberikan warna tersendiri dan angin baru bagi dunia penerbitan buku di Indonesia.
Komunitas blogfam benar-benar mandiri. Seiring dengan penerbitan buku-buku tersebut, diadakan kegiatan launching dan pemasarannya. Semua dilakukan, sekali lagi secara mandiri. Mulai dari ide, konsep, pelaksanaan, hingga kegiatan setelah, dilakukan secara bersama-sama. Semua anggota bersinergi dengan teramat baik. Semua ikut terlibat.
Majalah dalam bentuk virtualpun menjadi ’sasaran’ blogfam selanjutnya, sehingga lahirlah majalah bz !. Sebuah wadah berbagi dari blogfam untuk khalayak yang lebih luas lagi.
Dalam perkembangannya, ‘onak’ dan ‘duri’ kadang terjadi. Perbedaan pendapat dan sudut pandang terhadap suatu hal, kadangkala terjadi. Tetapi sekali lagi, kedewasaan dari masing-masing anggotanya, membuat perbedaan tersebut menjadi kekuatan.
Blogfam terkait erat dengan www.blogfam.com, bahkan kalau boleh dibilang, seperti cermin dengan bayangannya. Apa yang terjadi di komunitas ini, tergambar di website tersebut. Tema yang diangkat di tiap forum sangat bervariasi. Selain menjadi kekuatan, terkadang ini bisa menjadi ‘titik lemah’, karena menjadi tidak terfokus dan overlapping. Saya pikir alangkah baiknya bila ada ‘pembenahan’ dari forum-forum atau thread-thread yang ada, agar lebih efektif dan efisien.
Satu lagi yang saya perhatikan adalah adanya moderator yang ‘memegang’ beberapa forum. Sebenarnya selama semuanya bisa berjalan ‘on the track’, tidak akan menjadi masalah. Tetapi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, ada baiknya agar ada ‘pembagian’ yang lebih ‘tegas’, sehingga tugas dan tanggung jawab dari moderator akan lebih efisien, dan yang pasti lebih ringan. Usul saya, diadakan re-organisasi moderator atau bahkan diadakan recruitment untuk posisi moderator. Hal ini tentunya dengan mempertimbangkan faktor kebutuhan dan ketersediaan.
Saya berharap, kebersamaan dan semangat untuk berbagi, akan selalu tumbuh dan berkembang.
Oiya, saya (pribadi) mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk semua orang yang terlibat dan ikut membangun komunitas ini. Semoga semangat yang diusung oleh masing-masing anggota akan membuat blogfam menjadi komunitas yang berkeluargaan.
Telepon genggam saya berdering.
Dia : ‘Kamu sedang apa?’
Saya : ‘Baru selesai buat tulisan untuk lomba entry besok’
Dia : ‘Besok jangan lupa diposting yah. Jangan lupa juga peraturannya, biar
kamu gak dieleminasi lagi’.
Saya : ‘Oke. Terima kasih yah’.
Saya tersenyum. Pembicaraan selesai. Saya mulai terlelap
( Untuk Blogfam, diusianya yang ke-3 tahun ).